Keluarga sebagai Madrasah Pertama
Dalam Islam, keluarga ialah sekolah pertama untuk anak. Di rumah, anak belajar mengenai adab, beribadah, dan langkah berhubungan sama orang lain. Karenanya, peranan orangtua benar-benar tentukan dalam membuat fondasi watak Islami.
Langkah Orang Tua Memberikan Nilai Islami
- Melatih Doa Harian
Anak gampang ingat beberapa hal sederhana. Mengajari doa saat sebelum tidur, saat sebelum makan, ataupun waktu keluar dari rumah bisa menjadi rutinitas baik yang menempel sepanjang hidupnya. - Memperkenalkan Al-Qur’an Semenjak Awal
Tidak butuh segera menuntut hafalan banyak. Cukup hanya memperdengarkan ayat-ayat pendek atau membacakan surat Al-Fatihah, anak akan terlatih menyukai Al-Qur’an. - Memberikan Panutan Adab Mulia
Orangtua harus menjadi contoh dalam kesabaran, kejujuran, dan sikap hormat. Anak akan mengikuti bisa lebih cepat dibanding dengar saran. - Memakai Narasi Islami
Cerita nabi, teman dekat, atau beberapa tokoh Islam menjadi media yang menggembirakan untuk memberikan beberapa nilai iman.
Mendatangkan Lingkungan Islami di Rumah
Selainnya edukasi, situasi rumah penting juga. Dengarkan lantunan murattal Al-Qur’an, shalat berjemaah bersama, atau sediakan sudut baca Islami bisa perkuat situasi pendidikan agama di dalam rumah.
Ringkasan
Membuat watak Islami anak tidaklah cukup cuma di sekolah. Orangtua ialah pengajar khusus yang perlu memberikan contoh riil. Dengan kerja sama di antara keluarga dan instansi pendidikan Islami, insyaAllah anak akan tumbuh menjadi individu shalih dan shalihah yang bawa kebaikan untuk umat.