Kenapa Pendidikan Islami Semenjak Awal Penting?

Anak seperti kertas putih yang siap terima coretan. Saat umur dini menjadi babak emas (golden age) dalam pembangunan watak, adab, dan kesayangan ke Allah SWT. Karenanya, pendidikan Islami semenjak kecil penting supaya anak tumbuh dengan nilai iman, adab mulia, dan kepandaian emosional dan religius yang kuat.

Peranan Orang Tua dalam Pendidikan Islami

Dalam Islam, orangtua ialah madrasah pertama untuk anak. Rasulullah SAW bersabda: “Tiap anak dilahirkan pada kondisi fitrah, karena itu orang tuanyalah yang menjadikan Yahudi, Nasrani, atau Majusi” (HR. Bukhari-Muslim).
Maknanya, orang tualah yang memiliki peran khusus dalam menuntun anak dengan kasih-sayang, panutan yang bagus, dan edukasi nilai Islam.

Metode Belajar Islami untuk Anak Umur Awal

Ada banyak metode yang bisa diaplikasikan orangtua dan instansi pendidikan Islami seperti TK/TPA Bunayya:

  1. Pembiasaan Beribadah Harian
    Melatih anak shalat berjemaah, membaca doa sebelum dan setelah kegiatan, dan mengenali huruf hijaiyah.
  2. Belajar Lewat Cerita Qur’ani
    Beberapa anak suka dengar narasi. Cerita beberapa nabi dan teman dekat bisa menjadi fasilitas memberikan iman dan adab.
  3. Metode Bermain Mendidik
    Permainan islami seperti terka huruf hijaiyah, beberapa lagu doa, atau permainan peranan bisa menambahkan keceriaan sekalian pembelajaran.
  4. Panutan dari Guru dan Orang Tua
    Anak akan mengikuti sikap guru dan orangtua. Karena itu, keteladanan ialah metode pendidikan yang paling efektif.

Keinginan untuk Angkatan Rabbani

Lewat pendidikan Islami semenjak umur dini, diharap lahir angkatan yang cinta Al-Qur’an, bermoral mulia, dan sanggup hadapi rintangan jaman tetap berdasar pada tuntunan Islam. Berikut visi khusus instansi pendidikan Islami seperti Bunayya: cetak anak shalih-shalihah sebagai kebanggaan orangtua dan umat.